2
April
2012

Dua bakteri dari Segara Anakan Cilacap terbukti mampu ‘memakan minyak’ PT Pertamina RU IV Cilacap

baca Bioremediasi atau pengolahan limbah menggunakan agen – agen biologis seperti bakteri dan jamur merupakan alternatif terbaik untuk mengatasi masalah pencemaran minyak bumi yang terjadi di lingkungan baik perairan maupun pencemaran tanah akibat adanya limbah yang dihasilkan oleh berbagai kegiatan manusia baik industri, transportasi bahkan rumah tangga.

Hal ini karena produk akhir yang dihasilkan dari proses bioremediasi berupa karbondioksida (CO2) dan air (H2O) sehingga tidak ada hasil samping lain yang berpotensi menjadi pencemar baru setelah proses bioremediasi dilakukan.

ngupil Bacillus megaterium dan Bacillus aquimaris merupakan dua dari 6 bakteri yang berhasil diisolasi oleh Tim Riset dari UNSOED yang bekerjasama dengan IPB dan LIPI,  yaitu Dr. Agung D.S; Nuning V.H; Yani, Mohamad; Sudiana dan I Made pada  tahun 2008 dari sedimen terkontaminasi minyak mentah (crude oil) di Segara Anakan Cilacap. Kedua bakteri ini merupakan bakteri pembentuk spora yang bersifat kosmopolit dan memerlukan syarat hidup yang sederhana, bersifat aerob dan fakultatif anaerob, sel nya berbentuk batang, mampu memproduksi katalase, dan bersifat gram positif. Kedua bakteri ini juga termasuk bakteri halotolerant dimana mereka memiliki toleransi yang tinggi terhadap perubahan salinitas di lingkungan tempat hidupnya.

agen bioremediasi

Bacillus, agen bioremediasi

B. megaterium dan B. aquimaris termasuk dalam kelompok bakteri hidrokarbonoklastik, yaitu bakteri yang mampu memanfaatkan senyawa hidrokarbon dalam minyak bumi sebagai sumber karbon dan energi bagi pertumbuhannya, sehingga sering pula disebut sebagai bakteri ‘pemakan minyak’. Mikroorganisme ini mampu menguraikan komponen minyak bumi karena kemampuannya mengoksidasi hidrokarbon dan menjadikan hidrokarbon sebagai donor elektronnya sehingga mikroorganisme seperti bakteri dan jamur juga berperan dalam pembersihan tumpahan minyak di perairan.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh mahasiswa fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Dhama PL) selama 56 hari bioremediasi menunjukkan bahwa B. megaterium mampu mendegradasi senyawa hidrokarbon dalam limbah lumpur minyak bumi sebesar 8.016,67 mg/kg (79,70 %) sedangkan B. aquimaris mampu mendegradasi senyawa hidrokarbon sebesar 14.449,92 mg/kg (84,09 %) dengan kemampuan paling baik mendegradasi senyawa fraksi ringan dalam minyak bumi seperti n-alkana, sedangkan kombinasi B. megaterium dan B. aquimaris mampu mendegradasi senyawa hidrokarbon sebesar 11.950 mg/kg (81,02 %) dengan kemampuan degradasi yang baik pada fraksi berat seperti benzene, toluene, ethylbenzene dan isomer xylene (BTEX) dimana senyawa – senyawa tersebut dapat  bersifat kronik dan karsinogenik (menyebabkan kanker).

Penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan 4 buah reaktor uji ukuran 40 x 40 x 50 cm yang didalamnya diberikan media berupa tanah dan serbuk gergaji, kemudian  kedalamnya ditambahkan juga limbah lumpur minyak bumi (oil sludge) yang diambil dari kilang I PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap. Selanjutnya, kedalam 4 reaktor uji tersebut berturut – turut ditambahkan kultur bakteri B. megaterium, B. aquimaris dan kombinasi kedua bakteri, sedangkan salah satu reaktor uji tidak diberikan penambahan kultur bakteri karena sebagai kontrol. Kedalam semua reaktor uji juga ditambahkan pupuk yang mengandung nitrogen dan fosfor untuk memberikan lebih banyak nutrisi bagi bakteri agar proses degradasi senyawa hidrokarbon dalam limbah lumpur minyak bumi dapat semakin cepat.

waaa Semakin banyaknya informasi mengenai kemampuan mikrorganisme khususnya bakteri dalam pengolahan limbah minyak bumi sampai saat ini seharusnya mampu menjadi pencerah bagi masyarakat khususnya para pelaku usaha industri pengilangan minyak bumi agar lebih berperan serta dalam upaya pengelolaan lingkungan yang bertanggungjawab dan berkelanjutan.

Mari tetap bersama – sama dukung bioremediasi !!! tendang

ads

7 Responses here...

  1. toko online says:

    Ngeri ih bacanya, mas dari ahli biologi ya?? baca

  2. don seno says:

    ulasan menarik, sangat bermanfaat.

  3. don seno says:

    ulasan menarik, nambah pengetahuan.

Leave a Reply

[+] monkey emoticons

Latest Posts

×

Categories

×

Recent Comments

×

Powered by Wordpress with an original design by Coralitus