5
July
2013

Langkah kedua menuju berlin, langkah awal menuju ibaraki

setelah kami mengawali usaha kami untuk mengejar mimpi ke Berlin dengan mengerjakan apa yang diperlukan di LSI, hari ini kami melompat lebih jauh lagi. kami (tanpa tik) mencoba usaha baru, yaitu jualan cilok.

IMG_3868Pagi hari kami berdua belanja di pasar CMP untuk membeli bahan-bahan, beruntung kakak kos kami yang baik, Kak Kris meminjamkan kami motornya, sehingga tak perlu lagi kami mengeluarkan biaya angkot kesana, mengingat harga BBM yang sudah naik, tentu saja bantuan tersebut sangat membantu.

pada saat proses pembuatan cilok, yang saat itu adalah ‘our first time’ membuat cilok, kami beruntung ada adik kami tersayang, Vic yang membantu hingga cilok itu layak dikonsumsi. bahagia sekali kami saat ini.

akhirnya, setelah proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya cilok kami pun ada yang beli, kak deb, teman se kos kami menjadi pembeli pertama kami, luar biasa rasanya. dan berturut-turut kawan-kawan se kos juga beli cilok itu. awalnya tentu saja kami sedikit memaksa hehe  ,, tapi akhirnya kawan-kawan sudah mulai sadar kalau cilok kami memang lezat love

jam 2 lebih kami break dulu, dan menuju rektorat untuk mengumpulkan persyaratan kami menuju ibaraki. plis  semoga kami mendapat rejeki terbang ke ibaraki winter course nanti, agar kami bisa melihat salju di jepang.

jam 3 sore kami menyiapkan meja di depan kos, ditemani dde, kami mulai jualan, pembeli pertama kami di lapak itu adalah 2 anak kecil yang sangat menyenangkan, betapa bangganya kami.

semakin sore semakin banyak yang menemani kami jualan, kak kris, kak arf, silv, roz, bahkan bapak kos pun penasaran, hihi

pembeli kami banyak pula dari anak-anak kecil, bahkan anak-anak bapak kos langsung menjadi pelanggan kami, anak-anak kecil itu dengan lugunya mengutarakan betapa enaknya cilok kami, terbang rasanya mendengar pujian dari anak-anak itu, hore

tidak sampai 3 jam kami jualan di depan, habis sudah cilok-cilok kami, habis semua,, senangnya,,,

laris manis tanjung kimpul, cilok habis uang terkumpul mataduitan

Posted in Uncategorized, | Tags : ,

ads

Leave a Reply

[+] monkey emoticons

Latest Posts

×

Categories

×

Recent Comments

×

Powered by Wordpress with an original design by Coralitus