13
September
2012

Think Green Dengan Green Computing

green computing“Think Green” itu berarti menyadari keterkaitan kita dengan alam dan menyadari kerusakan yang tidak disengaja kita perbuat yang menyebabkan kerusakan alam dalam kegiatan sehari-hari.
Sedangkan Green Computing memiliki arti penggunaan komputer dan sumber daya terkait yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Nah lho,, sudah kah kita menyadari dan bertanggung jawab atas kerusakan alam yang kita perbuat karena penggunaan komputer?
Beberapa perusahaan terkenal sebenarnya telah mendukung konsep green computing ini, dengan meminimalisir energi bagi data center mereka.
Google contohnya, membangun data center mereka di dekat sungai columbia di oregon USA untuk memanfaatkan pembangkit listrik tenaga air yang banyak tersedia disana, begitu juga Microsoft yang membangun data centernya dengan tujuan yang sama dengan Google. Lalu ada layanan finansial perusahaan HSBC yang membangun data center nya di dekat air terjun Niagara.
Beda lagi dengan DELL, salah satu vendor komputer ini meluncurkan program “Plant A Tree For Me” pada bulan Februari lalu, di mana konsumen membayar tambahan $2 untuk laptop atau $6 untuk komputer desktop, yang digunakan untuk menanam pohon sebagai solusi mengimbangi emisi komputer.
Tak perlu menjadi perusahaan besar untuk ikut mensukseskan konsep Green Computing, semua bisa dimulai dari diri kita. Bagaimana caranya?
1. Matikan komputer saat kita tidur atau tidak digunakan, hal ini dapat mengurangi penggunaan energi sebesar 810 kWh/tahun atau menghemat 67% penggunaan energi dalam satu tahun.
turn off computer
2. Belilah monitor LCD, disamping penggunaan energinya yang kecil, juga tidak berat bagi mata kita sebagaimana monitor CRT.
crt-vs-lcd
3. Pertimbangkan untuk memilih monitor yang lebih kecil, monitor 14″ menggunakan energi lebih sedikit dibandingkan monitor 17″.
4. Aktifkan mode siaga (standby/sleep) pada komputer, mode ini akan mematikan display, harddisk, dan peripheral lainnya yang berguna untuk menghemat energi, karena peripheral anda sedikit sekali menyedot energi ketika dalam modus siaga.
standby/sleep mode
5. Daripada menggunakan screensaver, lebih baik matikan monitor jika Anda tidak menggunakannya.
6. Ini yang agak sulit ditemukan di Indonesia, gunakan tinta nabati atau tinta non minyak bumi saat mencetak.
tinta nabati
7. Hemat kertas saat mencetak, salah satunya dengan menggunakan pratinjau (preview) sebelum benar-benar mencetak, atau anda bisa mencetak dalam kertas bolak-balik.
duplex print
Masih banyak lagi cara untuk menuju masa depan green computing.
Namun setidaknya dengan menggunakan sedikit cara diatas, kita dapat menghemat energi, polusi dan
semua jenis pemborosan di bidang IT dan lingkungan. ngelamun

Source : Dhir, Rupali. Green Computing – The New Era of Energy Efficient Computing. International Journal of Computers & Technology Volume  3, No. 1, AUG, 2012.
ads

Leave a Reply

[+] monkey emoticons

Latest Posts

×

Categories

×

Recent Comments

×

Powered by Wordpress with an original design by Coralitus